Posted by: susanto sigit on: Februari 1, 2009
JIKA ANAK,
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CELAAN, IA BELAJAR MEMAKI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PERMUSUHAN,IA BELAJAR BERKELAHI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN CEMOOHAN, IA BELAJAR RENDAH DIRI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN PENGHINAAN, IA BELAJAR MENYESALI DIRI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN TOLERANSI , IA BELAJAR MENAHAN DIRI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN DORONGAN, IA BELAJAR PERCAYA DIRI
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA PERLAKUAN, IA BELAJAR KEADILAN
JIKA ANAK DIBESARKAN DENGAN KASIH SAYANG DAN PERSAHABATAN, IA BELAJAR MENEMUKAN CINTA DALAM KEHIDUPAN

“ IA INGIN MATANG SEBAGAI MANUSIA DENGAN BERGURU PADA KETAULADANAN DAN KEHIDUPAN”
oke aku setuju, kesimpulan anda tentang ; ia ingin matang sebagai manusia dengan berguru dari keteladanan dan kehidupan”
Tetapi akan lebih tepat bila kata dan pada kalimat keteladanan dan kehidupan diganti dengan kata dalam kehidupan. Sedangkan kata manusia ditambah dengan kata dewasa atau merubah sbb. Ia ingin dewasa layaknya orang dewasa denga berguru dari keteladanan dalam kehidupan. Komentar akan dilanjut…..
Februari 2, 2009 pada 12:23 am
Dari sekian tulisan yg sudah anda turunkan, menurut saya tulisan anda yg terakhir inilah yg paling bisa saya pahami… Pada penulisan2 anda terdahulu, mungkin bukan pada pemilihan materi, atau cara penulisan anda yg salah.., akan tetapi bisa saya pastikan bahwa IQ sayalah yg tidak mampu & sampai untuk mengurai dan mencerna apa yg telah anda tulis…
He..he..he.. Kowe saiki koq pinter men to mas..? Sumprit, aq cuma iso plonga-plongo moco tulisanmu sing huebat2 kuwi…
Sukses ya maas…!